Screenshot 2026-10-05 104606

Modul Diskusi 2 Jam di Komunitas Untuk Remaja

Deskripsi:

Penulis: Fitri Indra Harjanti, Asih Nuryanti
Isi: 116 Halaman

Sinopsis:

Kenapa Diskusi 2 jam di Komunitas Untuk Kelas Remaja?

Seringkali salah satu pintu masuk yang digunakan untuk kasus kekerasan terhadap perempuan adalah penanganan terhadap kasus yang terjadi. Kasus-kasus ini pada dasarnya berawal dari pola relasi gender yang tidak seimbang. Di banyak kesempatan, kita hanya akan menengok pemahaman akan gender setelah muncul masalah terutama relasi dengan pasangan.

Dalam batas ini, seringkali kedua belah pihak (laki-laki/perempuan atau suami/istri) tidak menyadari bahwa perilaku bahkan pemahaman mereka akan mempengaruhi pasangan secara positif dan terkadang negatif. Laki-laki yang terbiasa mengetahui bahwa perempuan-perempuan dewasa di sekitarnya menjadi ibu rumah tangga akan menuntut hal yang sama kepada pasangannya. Demikian pula seorang perempuan yang terbiasa melihat laki-laki dewasa di sekitarnya menjadi tulang punggung keluarga akan menuntut hal yang serupa kepada pasangannya dan kurang berusaha untuk menjadi mandiri.

Bagaimana Seharusnya Modul ini Digunakan?

Modul ini ditujukan terutama untuk calon fasilitator, baik dari LSM maupun dari komunitas setempat. Modul ini bukanlah sebuah dokumen yang berisi semua informasi yang diperlukan oleh fasilitator. Oleh karena itu, fasilitator tetap direkomendasikan untuk membaca sumber referensi lainnya. Selain itu, modul ini memberikan alur yang komprehensif dan sistematis yang merupakan satu rangkain tahap demi tahap untuk memahami bagaimana dinamika yang terjadi pada remaja laki-laki terkait konsep dirinya sebagai laki-laki dan bagaimana mereka memandang hubungannya dengan perempuan, untuk kemudian membongkar nilai-nilai maskulinitas lamanya dan menawarkan nilai-nilai baru yang lebih berperspektif adil gender dan anti kekerasan terhadap perempuan.

Syarat Ideal Fasilitator

  • memiliki pemahaman dan perspektif terkait gender dan kekerasan terhadap perempuan berbasis gender (KTPBG)
  • memiliki pemahaman dan perspektif terkait maskulinitas
  • terbuka terhadap diri sendiri dan siap menjadi role model/panutan demi pencapaian hasil yang maksimal
  • mengetahui isu-isu dasar hak-hak dan kesehatan seksual dan reproduksi (HKSR)

Skill Fasilitator 

  • mampu menciptakan suasana yang terbuka dan saling menghormati
  • fasilitator harus mampu memberikan pemahaman kepada peserta.

Modul Lainnya

PANDUAN KONSELING

Panduan untuk Pendamping Perempuan KS

Panduan Pengembangan Pusat Krisis Berbasis masyarakat

Modul Edukasi Strategi Komunikasi Membangun Keluarga dan Komunitas Responsif Gender dan Peduli Kespro

Panduan Adaptasi & Implementasi (Perangkat Konseling Laki-laki)