Modul Desa Berseri: Bebas Kekerasan Perempuan & Anak Semakin Maju dan Mandiri merupakan panduan yang disusun untuk mendukung pengembangan desa yang responsif terhadap perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender di tingkat komunitas. Modul ini memberikan acuan bagi pemerintah desa, kader, satgas, dan masyarakat dalam membangun mekanisme layanan yang terintegrasi, partisipatif, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak perempuan dan anak.
Materi dalam modul mencakup pembentukan dan penguatan Satgas Desa Berseri, mekanisme identifikasi, pendampingan, rujukan kasus, pemantauan, evaluasi, serta koordinasi lintas sektor dalam penanganan perempuan dan anak yang mengalami kekerasan. Selain itu, modul juga membahas berbagai isu penting seperti kekerasan berbasis gender, Psychological First Aid (PFA), akses terhadap layanan hukum, kesehatan reproduksi, serta pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam proses pendampingan. Seluruh materi disusun secara praktis oleh Rifka Annisa WCC dan Pertamina EP Tambun Field, untuk memperkuat kapasitas pelaksana program di tingkat desa.
Modul ini ditujukan bagi pemerintah desa, organisasi masyarakat sipil, pendamping komunitas, kader, tenaga layanan, serta berbagai pihak yang berperan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Sebagai sumber belajar dan panduan implementasi, modul ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan yang berkualitas, serta mendorong terwujudnya desa yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Melalui penerapan Modul Desa Berseri, upaya perlindungan perempuan dan anak di tingkat desa diharapkan tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga pada pencegahan kekerasan secara berkelanjutan. Penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan kesadaran mengenai hak perempuan dan anak, serta tersedianya sistem pelaporan dan rujukan yang mudah diakses menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan desa yang aman. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah desa, masyarakat, kader, lembaga layanan, organisasi masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat respons terhadap kekerasan berbasis gender dan memastikan korban memperoleh pendampingan yang tepat. Dengan demikian, Desa Berseri menjadi salah satu upaya untuk membangun desa yang lebih aman, inklusif, responsif, mandiri, dan berkelanjutan dalam memenuhi hak serta melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.



