Penelitian dan Magang

Penelitian dan Pelatihan

Seiring berkembangnya isu penghapusan kekerasan terhadap perempuan, kebutuhan akan penguasaan, pengembangan wacana, dan keterampilan terkait isu tersebut semakin meningkat. Riset, fasilitasi riset, maupun pelatihan yang diadakan diharapkan dapat mendorong pengembangan kajian perempuan dan gender serta mampu menyediakan jawaban atas pemecahan masalah yang berhubungan dengan upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan yang semakin berkembang. Hal itulah yang mendasari adanya program khusus yang menangani riset dan pelatihan untuk pengembangan sumberdaya bagi penghapusan kekerasan terhadap perempuan yang menyediakan berbagai layanan dan kegiatan seperti:

  • Layanan konsultansi.
    Rifka Annisa menyediakan layanan konsultansi untuk beberapa program seperti kajian, penelitian, evaluasi atau penguatan kapasitas. Rifka Annisa memiliki kelompok ahli di berbagai bidang seperti gender, isu perempuan dan anak, advokasi dan pengorganisasian masyarakat. Program layanan ini memungkinkan Rifka Annisa untuk berbagi keahlian dengan organisasi-organisasi lain dan kelompok-kelompok masyarakat termasuk mengenai strategic planning, manajemen WCC, perencanaan, monitoring dan evaluasi, gender audit, dll.

  • Layanan fasilitasi.
    Permintaan fasilitasi datang dari berbagai instansi atau komunitas. Tema yang diajukan beragam, misal tentang pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan berbasis gender, sosialisasi gender, konseling, dan pelibatan laki-laki. Tema dan rincian kegiatan yang akan dilaksanakan dapat didiskusikan bersama sebelum kegiatan sehingga mendapatkan hasil yang optimal.

  • Program magang.
    Program magang terbuka untuk berbagai instansi atau individu yang tertarik untuk penelitian atau memperdalam pengetahuan yang terkait dengan studi perempuan, pusat krisis untuk korban perempuan, pengorganisasian masyarakat dan advokasi, maupun pelibatan laki-laki.

  • Penelitian dan fasilitasi penelitian.
    Program ini bertujuan mendukung gagasan-gagasan penghapusan kekerasan terhadap perempuan, termasuk mengenai pelibatan laki-laki dalam keadilan dan kesetaraan gender dengan penelitian tentang maskulinitas. Beberapa penelitian yang pernah dilakukan diantaranya adalah mengenai monitoring implementasi Undang-undang Perlindungan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UUPKDRT) di tujuh provinsi (2007), penelitian berbasis populasi (survey) tentang kesehatan dan kekerasan dalam rumah tangga di Purworejo (2002) yang diterbitkan dengan judul Silence for the Sake of Harmony, penelitian tentang maskulinitas laki-laki jawa yang diterbitkan dengan judul “Menjadi Lakilaki” (2007), penelitian berbasis populasi tentang kesehatan dan maskulinitas laki-laki di tiga kota (Purworejo, Jakarta, dan Jayapura) tahun 2012/2013.

  • Pembuatan modul.
    Modul merupakan panduan untuk melakukan aktivitas tertentu seperti konseling atau berbagai aktivitas lain terkait program-program yang mendukung gagasan-gagasan penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Beberapa contoh modul yang dihasilkan berupa modul konseling laki-laki dan perempuan, modul pelatihan pendamping sebaya, modul pendampingan buruh migran, modul advokasi, modul kegiatan diskusi 2 jam di komunitas tentang penyadaran gender untuk laki-laki, serta modul analisis gender.

  • Assistensi Teknis (tehnical assistance).
    Asistensi merupakan tindak lanjut dari pelatihan dan magang. Rifka Annisa membantu teman-teman di daerah lain untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat sebelumnya, seperti pendampingan kasus—baik hukum dan psikologinya, manajemen pusat krisis, serta manajemen administrasi atau keuangannya.

  • Pelatihan.
    Berbagai pelatihan dilakukan untuk berbagi keahlian dengan organisasi-organisasi lain dan kelompok-kelompok masyarakat dalam usaha penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Beberapa contoh pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan gender, analisis gender, konseling untuk korban dan pelaku, advokasi, manajemen women crisis centre, training of trainer konselor laki-laki, pelatihan monitoring dan evaluasi klien yang mengalami kekerasan, serta pelatihan pendamping sebaya.

Research and Training

Along with the growing awareness of eliminating violence against women, the need for mastering and improving discourse and skills related to that issue is increasing. Researches, research facilitation, and training we conducted are expected to encourage improvement on women and gender study as well as to provide answers for problems related to efforts for eliminating violence against women. This situation underlies special program dealing with researches and trainings to develop resources for eliminating violence against women. This program provides various services and activities such as:

  • Consultation Service.
    Rifka Annisa provides consultation service for various purposes such as study, research, evaluation or capacity building. Rifka Annisa has a group of experts from different fields of gender, women and children studies, community advocacy and organization. Through this service Rifka Annisa is able to share expertise with other organizations and groups, including strategic planning, WCC management, planning, monitoring and evaluation, gender audit, etc.
  • Facilitation Service.
    Request for facilitation comes from various institution and community. They propose for variety of themes, among others: prevention and handling genderbased violence against women, gender socialization, counseling, and men involvement. The theme and details of the program are discussed in advance so that it will result optimally.
  • Internship Program.
    Internship program is open for all institution and people interested in research or deepening knowledge regarding women study, crisis center for women survivors, community organization and advocacy or men involvement.
  • Research and Research Facilitation.
    The purpose of this program is to support ideas for eliminating violence against women, including men involvement in gender justice and equity, through researches on masculinity. Among the completed researches are: monitoring of implementation of Law on Elimination of Domestic Violence (UUPKDRT) in seven provinces (2007); survey-based research on health and domestic violence in Purworejo (2002) published under the title of Silence for the Sake of Harmony; Masculinity of Javanese men published under the title of “Being A Man” (2007); survey-based research on health and men's masculinity in three cities (Purworejo, Jakarta, and Jayapura) (2012/2013).
  • Manual Production.
    Manual is a guidance for implementing particular programs such as counseling or other programs regarding ideas for eliminating violence against women. We have produced some manuals for counseling men and women, peer counseling training, migrant workers assistance and gender analysis.
  • Technical Assistance.
    Assistance is a follow up of training and internship. Rifka Annisa helps its partners in different areas to apply knowledge they have previously gained, like legal and psychological assistance, crisis center management and its administration along with financial management.
  • Training.
    A lot of trainings are held in order to share expertise with other organizations and groups in order to eliminate violence against women. The trainings include gender, gender analysis, counseling for survivors and perpetrators, advocacy, women crisis centre management, training of trainer for male counselors, client monitoring and evaluation, as well as peer counseling.
36064004
Today
This Week
This Month
Last Month
All
619
4478
168716
226368
36064004