Screenshot 2026-10-13 141741

Modul Training Konseling Bagi Pendamping Perempuan korban Kekerasan

Deskripsi:

Penulis: Divisi Pendidikan dan Pelatihan Rifka Annisa Wcc Yogyakarta
Isi: 35 Halaman

Sinopsis:

Buku modul pelatihan ini merupakan pegangan bagi Anda, pelatih/fasilitator pelatihan pendampingan bagi perempuan korban kekerasan. Buku ini memang bukan sebuah buku bacaan, melainkan sebuah buku panduan atau buku pegangan bagi fasilitator dalam memandu sebuah proses pelatihan.

Secara umum, metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode pendidikan orang dewasa, dimana partisipasi aktif peserta adalah menjadi pola umum pelaksanaan pelatihan. Dalam pelatihan ini asumsinya semua peserta adalah narasumber atau individu yang memiliki pengetahuan yang dalam tentang berbagai persoalan berdasarkan pengalaman hidupnya selama ini.

Sepanjang proses pelatihan, peran seorang fasilitator adalah menjadi stimulator bagi peserta dalam mengungkapkan pendapat dan pemikirannya tentang berbagai macam hal sesuai dengan pengalamannya dan kemudian mengolah data dan menstrukturkan kembali ungkapan pengalaman tersebut sehingga menjadi sebuah proses belajar. Fasilitator bukan guru atau dosen atau bahkan orang yang serba tahu atau paling berwawasan. Fasilitator adalah pemandu “lalu lintas” proses belajar antara orang-orang yang memiliki pengalaman hidup yang panjang sebagai individu seutuhnya

Berikut ini adalah skema tentang proses belajar yang dipergunakan sebagai metode dalam pelatihan ini:

  1. melakukan
  2. mengungkapkan
  3. menganalisa
  4. menyimpulkan

Skema di atas menjelaskan bagaimana sesi-sesi atau pola keseluruhan dalam pelatihan ini selalu menggunakan alur yang demikian itu, yaitu melalukan suatu tindakan sebagai praktek yang pernah atau sedang kita lakukan, mengungkapkan suatu tindakan itu sebagai sebuah kenyataan yang ada dan memang terjadi, menganalisa atas fakta yang terjadi itu, menyimpulkan analisa tersebut sebagai pengetahuan yang baru.

Selanjutnya, isi buku ini akan dibagi dalam beberapa bab yang merupakan sesi-sesi pelatihan. Dalam setiap sesi selalu diawali dengan kata kunci dan di beberapa sesi diakhiri dengan catatan untuk fasilitator. Maksud pencantuman kata kunci di awal penuturan prosesi masing-masing sesi adalah untuk menjadi pegangan fasilitator tentang inti, esensi atau pokok pikiran. sedangkan catatan untuk fasilitator di akhir dengan maksud memberikan pertimbangan atau masukan kepada fasilitator tentang proses yang berlangsung.

Modul Lainnya

Panduan Adaptasi & Implementasi (Perangkat Konseling Laki-laki)

Modul Edukasi Kesehatan dan Gender Bagi Perempuan

Modul Training Respectful Workplace Policy

PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP) UNTUK PENCEGAHAN KDRT “GEMA CERIA-Ku” (Gerakan Bersama Cegah Perkawinan Usia Anak-Kulon Progo) BERPERSPEKTIF PERLINDUNGAN ANAK-RESPONSIF GENDER

Modul Pendidikan Kesetaraan Gender untuk Remaja