Written by Selasa, 08 Oktober 2013 Published in Berita
Adanya perbedaan rentan memunculkan konflik. Apalagi jika perbedaan tersebut dibingkai dalam identitas berbasis keagamaan. Termasuk halnya dalam sebuah keluarga dimana terdapat pernikahan beda agama. Namun ada juga sebaliknya, sebagian orang melihat adanya suatu perbedaan sebagai hal yang positif. Perbedaan dalam identitas religi bisa saja menjadi sarana pembelajaran untuk lebih toleran. Bahasan ini cukup menarik jika ditarik dalam konsep keluarga pluralis, tema ini diangkat Rifka Annisa Women Crisis Center dalam acara “Talksow Bincang Hari Ini” dengan tema “Membangun Keluarga Pluralis” di Stasiun Jogja TV  pada Sabtu, 23 maret 2013. Membahas tentang kelurga pluralis menyangkut dengan perbedaan keyakinan, yang dianut antar pasangan,…
Written by Selasa, 08 Oktober 2013 Published in Berita
Yogyakarta, 2-5 April 2013, Rifka Annisa dan beberapa lembaga yang bekerjasama dengan Indo Act,  menyelenggarakan pertemuan nasional. Pertemuan ini dilaksanakan oleh lembaga yang tergabung dalam program pencegahan isu trafiking anak. Kegiatan yang diikuti dari 14 anggota ini diantaranya Rifka annisa Yogyakarta, Yayasan Ibu Jakarta, Setara instititut Semarang, LRC KJHAM Semarang,, Rumah Perempan Kupang dan sebagainya. Acara yang berlangsung selama 4 hari ini berlangsung di hotel Wisma Joglo, Jl. Laksda AdiSucipto Km. 6.Ahmad Jaelani selaku ketua prosedium program ini memaparkan dalam pertemuan ini ada beberapa agenda yang dilakukan diantaranya pergantian ketua prosedium, koordinasi program advokasi dan program-program lainnya sekaligus pertanggungjwaban selama…
Written by Selasa, 08 Oktober 2013 Published in Berita
Ahlan merasa miris. “Kok bisa ya?” tanyanya. Ia merasa pedih ketika TKI di kampungnya banyak yang membawa anak sepulang mengarungi negara tetangga. “Nggak tahu anak siapa,” jelasnya. Ia mengeluh, tak sedikitpun unsur-unsur dari pemerintah setempat yang peduli.  “Tetangga saya, 10 tahun ini nggak pulang. Dia bekerja di Malaysia. Mati atau bagaimana, nggak pernah diurusi. Baik oleh masyarakat dan pemerintah desa,” tambah pria yang tinggal menetap di Brebes itu. Hal itu mengemuka dalam diskusi publik, “Merumuskan Saran Desa untuk Perlindungan Buruh Migran Indonesia” yang diselenggarakan oleh Gerakan Desa Membangun di Desa Melung, Banyumas pada 6—9 Desember lalu.  Ahlan tak sendiri. Banyak…
29508213
Today
This Week
This Month
Last Month
All
4513
4513
694112
783419
29508213